Bupati Riyanto Pamungkas Buka Sosialisasi Pilkakon Serentak 2026, Tekankan Peran Vital Pemerintah Pekon

Radar Hukum, Pringsewu 
Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak Kabupaten Pringsewu Tahun 2026, pada Selasa (19/5/2026). Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, jajaran kepala OPD, seluruh Camat, Kepala Pekon, Penjabat Kepala Pekon, Ketua BHP, serta berbagai elemen stakeholder terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa Pilkakon Serentak 2026 bukan sekadar agenda demokrasi biasa, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah pembangunan desa selama enam tahun ke depan. Tahun ini, sebanyak 59 pekon di seluruh Kabupaten Pringsewu akan melaksanakan pesta demokrasi tersebut secara bersamaan.

Riyanto Pamungkas menyoroti peran krusial pemerintah pekon sebagai ujung tombak pelayanan publik. Menurutnya, keberhasilan berbagai program strategis, baik dari tingkat nasional maupun daerah, sangat bergantung pada kinerja dan sinergi yang dibangun di tingkat desa.

“Tanpa pemerintah pekon, seluruh program pemerintah pusat dan daerah tidak akan pernah maksimal. Pemerintah pekon adalah mata tombak yang langsung menyentuh masyarakat,” tegas Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati juga memaparkan sejumlah program prioritas nasional yang harus didukung penuh, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, dan ketahanan pangan. Selain itu, Pemkab Pringsewu juga mendorong percepatan program daerah seperti pengembangan mocaf sebagai Proyek Strategis Nasional, corporate farming, serta pemasangan 18 ribu lampu jalan LED.

Bupati juga menyoroti berbagai tantangan yang harus dijawab oleh pemimpin desa terpilih, mulai dari peningkatan realisasi PBB, penanganan stunting, penguatan BUMDes, hingga optimalisasi peran pekon sebagai pemasok program MBG. Ia menekankan bahwa calon pemimpin harus memiliki kompetensi, integritas, dan visi yang jelas untuk memajukan wilayahnya.

“Kepala Pekon bukan sekadar jabatan formal, tetapi pemimpin yang menggerakkan seluruh ekosistem pekon. Pilihlah pemimpin dengan hati nurani dan akal sehat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan lima arahan penting menjelang pelaksanaan Pilkakon, yaitu menjaga kondusivitas wilayah, mematuhi aturan yang berlaku, meningkatkan partisipasi pemilih, menjaga netralitas aparatur, serta mendukung penuh program pemerintah. Harapannya, Pilkakon berjalan aman dan damai, serta melahirkan pemimpin yang mampu mewujudkan Pringsewu MAKMUR (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul, dan Religius). (Joe)

error: Content is protected !!