8 Peserta Akan Ikuti Kemah Perdamaian & Kemanusiaan di Surabaya

Radar Hukum, Pringsewu 
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas resmi melepas kontingen Satuan Komunitas Pramuka Pandu Maarif NU Lampung asal Kabupaten Pringsewu. Kontingen ini akan berpartisipasi dalam Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan Tingkat Nasional se-Indonesia yang digelar di Bumi Perkemahan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Jawa Timur, periode 15 hingga 20 Desember 2025. Acara pelepasan menjadi bukti dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan pemuda yang berfokus pada nilai-nilai perdamaian dan kemanusiaan.

Prosesi pelepasan peserta dilaksanakan di kediaman Bupati Pringsewu di Graha Pamungkas, Pringkumpul, Kelurahan Pringsewu Selatan, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Kegiatan berlangsung pada hari Minggu (14/12/2025) pagi, dihadiri oleh perwakilan komunitas pramuka, dinas terkait, dan keluarga peserta. Acara diadakan pagi hari untuk memfasilitasi perjalanan peserta menuju titik kumpul provinsi.

Prosesi pelepasan yang penuh semangat dipimpin oleh ketua kontingen Kabupaten Pringsewu Dr. M. Idris. Sebagai pimpinan lokal, Dr. M. Idris bertugas memastikan semua peserta siap dan memahami tujuan serta agenda kegiatan nasional. Ia juga memberikan arahan dan semangat kepada peserta agar dapat menjadi perwakilan yang baik dari Kabupaten Pringsewu.

Dalam kegiatan Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan Tingkat Nasional di Surabaya, Satuan Komunitas Pramuka Pandu Maarif NU Kabupaten Pringsewu mengirimkan 8 peserta dan 3 pendamping. Jumlah tersebut dipilih secara selektif berdasarkan kesiapan dan pemahaman terhadap materi perdamaian dan kemanusiaan. Pendamping bertugas membimbing dan memastikan keamanan serta kesejahteraan peserta selama kegiatan.

Keterlibatan Kontingen Provinsi Lampung

Peserta dari Pringsewu akan bergabung dengan Kontingen Provinsi Lampung yang dilepas secara terpisah. Kegiatan pelepasan kontingen provinsi diadakan di Aula Pusdiklat Kwarda Lampung, Bandar Lampung, pada hari Minggu (14/12/2025) sore. Penggabungan menjadi kontingen provinsi bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan antar kabupaten/kota di Lampung.

Pelepasan Kontingen Provinsi Lampung dilakukan oleh Ketua Harian Kwarda Lampung Riski Sofyan, yang mewakili Ketua Kwarda Lampung. Dalam pidatonya, Riski Sofyan menekankan pentingnya peran pemuda dalam membangun perdamaian nasional dan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan. Ia juga berharap kontingen Lampung dapat memberikan kontribusi positif dan meraih prestasi di tingkat nasional.

Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan Tingkat Nasional se-Indonesia bertujuan untuk menumbuhkan rasa persatuan, toleransi, dan kepedulian antar pemuda dari berbagai daerah dan latar belakang. Selama 6 hari kegiatan, peserta akan mengikuti berbagai materi, lokakarya, dan aksi nyata yang berhubungan dengan perdamaian, perlindungan hak asasi manusia, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dapat melahirkan generasi pemuda yang peduli dan berkomitmen terhadap kesejahteraan bangsa. (Red)

error: Content is protected !!